Ternyata Ciri-ciri Bayi Berkulit Hitam Bisa Diketahui, Simak Penjelasannya!

Ternyata Ciri-ciri Bayi Berkulit Hitam Bisa Diketahui, Simak Penjelasannya!

Melahirkan anak tentu menjadi momen yang membahagiakan bagi seorang ibu. Pasalnya, janin tersebut telah tumbuh dan berkembang bersama ibunya selama kurang lebih 9 bulan. Melalui berbagai perkembangan medis, kini Anda bisa mengetahui ciri-ciri bayi berkulit hitam berdasarkan fisiknya.

4 Ciri-ciri Bayi Berkulit Hitam

4 Ciri-ciri Bayi Berkulit Hitam

Pigmen tubuh yang ada pada anak bisa diwariskan oleh salah satu atau bahkan kedua orang tuanya. Saat ini dunia medis telah berkembang sehingga Anda bisa mengetahui seperti apa warna kulitnya. Berikut beberapa ciri yang bisa digunakan sebagai indikasi bahwa buah hati kelak akan berkulit hitam:

1. Terlahir dengan Kulit Kemerahan

Ketika pertama kali lahir, bayi tak langsung menunjukkan pigmen aslinya. Hal ini dikarenakan lapisan pada kulit anak yang baru lahir masih terbilang sangat tipis sehingga warna pembuluh darah akan jelas terlihat. Hal inilah yang membuatnya memiliki kemerahan di beberapa area tubuh.

Seiring dengan perkembangannya, kulit bayi akan semakin menebal sehingga mulai terbentuk pigmen-pigmennya. Anak yang lahir dengan warna kemerahan ketika dewasa cenderung memiliki pigmen gelap atau bisa dikatakan berkulit hitam.

2. Faktor Keturunan

Mengetahui ciri-ciri bayi berkulit hitam tak hanya bisa dilihat pada fisik bayinya saja, namun juga kedua orang tuanya. Pasalnya, ayah dan ibu dari anak tersebut juga turut menyumbangkan beberapa gen kepada buah hati, termasuk warisan pigmen kulit.

Apabila salah satu atau keduanya memiliki pigmen kulit yang gelap, maka secara besar kemungkinan anaknya juga berpotensi mempunyai warna sama dengan orang tuanya. Begitu juga sebaliknya, jika Anda berkulit terang, secara tidak langsung bayi juga akan mengikutin gen ayah dan ibunya.

3. Urat Nadi Berwarna Hijau

Salah satu cara paling mudah untuk mengetahui warna kulit bayi ketika sudah dewasa adalah dengan melihat urat nadinya. Apabila anak Anda memiliki nadi yang berwarna biru, maka bisa dipastikan bahwa kelak kulitnya akan cenderung lebih terang atau putih.

Namun, apabila bayi memiliki urat nadi berwarna hijau, maka hal ini menunjukkan bahwa kelak anak Anda akan memiliki warna kulit yang hangat, sawo matang atau bahkan hitam. Orang tua dapat melihatnya melalui pergelangan dan telapak tangan buah hatinya.

4. Tidak Berwarna Gelap

Bayi yang tumbuh dengan berkulit gelap biasanya terlahir dengan warna kulit yang berbeda. Hal ini sering kali terjadi pada beberapa kasus dimana ketika lahir kulitnya berwarna terang atau putih. Namun, saat menginjak usia dewasa, mereka berubah menjadi gelap.

Hal ini disebabkan karena saat bayi lahir, kondisi pigmen pada tubuhnya belum terbentuk secara optimal sebab kulitnya masih tipis. Oleh sebab itu, warna kulit yang pertama kali tampak ketika anak terlahir tak bisa menjadi patokan untuk warnanya jika mereka telah tumbuh dewasa.

Meskipun berwarna gelap, tetap pastikan menjaga kebersihan dan kesehatan kulitnya agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai cara mengetahui ciri-ciri bayi berkulit hitam menurut Pulsastart.

Jangan lupa dibagikan ya!

Recommended For You

About the Author: Muhammad Luqmanul Hakim

Hobi Makan dan Baca Buku, Penyuka Tantangan dan Hal Baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *